Headlines News :

Entertainment

Banner Ads

Home » , » Mahasiswa Demo Desak Pemprov Tegur Bupati Intan Jaya

Mahasiswa Demo Desak Pemprov Tegur Bupati Intan Jaya

Written By Melki.L.Wenda on Wednesday, February 25, 2015 | 3:31 AM

Mahasiswa Intan Jaya saat demo depan kantor Gubernur Provinsi Papua. Foto: Hengky/MS.
Jayapura, MAJALAH SELANGKAH -- Tuntut kesejahterahan bagi masyarakat Intan Jaya diperhatikan,  ratusan mahasiswa Intan Jaya di Jayapura kembali gelar aksi demonstrasi depan kantor gubernur Provinsi Papua, Rabu (25/02/12). Mahasiswa desak pemerintah provinsi bentuk tim investigasi untuk turun ke Intan Jaya.

Dalam orasinya, Melianus Duwitau meminta agar bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni bertanggung jawab merealisasikan visi dan misinya kala kampanye, yakni "Intan Jaya Pintar, Intan Jaya Sehat, Intan Jaya sejahtera."  Menurut Duwitau, yang dialami rakyat saat ini adalah kesehatannya macet dan pembangunan yang mandek.

Aksi mahasiswa diterima langsung oleh kepala Biro Humas dan Protokeler Provinsi Papua, Frans Mote, dan asisten I Pemprov Papua, Doren Wakerkwa.

Doren Wakerkwa mengatkan mahasiswa salah alamat dalam menyampaikan aspirasi. "Aspirasi ini salah sasaran.Tidak bisa gubernur mengintervensi kinerja bupati Daerah tidak isa diintervensi. Salah alamat. Yang mengontrol bupati ialah DPRD Kabupaten," jelas Wakerkwa.

Wakerkwa berjanji akan menyurati bupati Intan Jaya. Ini isi tuntutan mahasiswa Intan Jaya. Pertama, kami dari gerakan mahasiswa peduli kabupaten Intan Jaya meminta kepada pemerintah agar segera membentuk tim investigasi kinerja pemerintah daerah kabupaten Intan Jaya.

Kedua, kami melihat pemerintah tidak mampu menciptakan sumber daya manusia Kabupaten Intan Jaya dan mesti mengubah pendekatan pendidikan.

Ketiga, kami minta pemerintah Intan Jaya dibawah komando Bupati Natalis Tabuni segera merealisasikan visi dan misinya, "Intan Jaya Sehat Intan Jaya Pintar Intan Jaya sejahtera."

Keempat,
kami meminta bupati segera memberikan bantuan studi kepada mahasiswa diperdakan agar lancar.

Banyak Masalah di Intan Jaya

Sementara Pater Yustinus Rahangiar Pr dalam kotbanya menyambut masa prapaskah, Minggu 22 Februari di Titigi, Intan Jaya, usai membacakan Surat Gembala Keuskupan Timika, mengatakan, banyak masalah seperti HIV/AIDS, Miras, perang suku, denda-mendenda, kematian dan kesehatan yang buruk yang melilit di tengah kehidupan rakyat.

Pastor mengharapkan adanya pertobatan di Intan Jaya di masa prapaskah. Semua keterpurukan ini, menurut pastor, adalah akibat dari umatnya tidak mengedepankan hidup seturut ajaran Tuhan.

"Dalam masa tobat ini, umat diharapkan mengatur keluarga, masyarakat, Gereja dan pemerintah dengan baik dan jujur, juga jga kita berdoa dan berkomitmen bertobat baik untuk diri sendiri, keluarga, sesam di Gereja, juga di lingkungan pemerintah," kotbahnya.

"Jadi umat, gereja, pemerintah, semua diharapkan mampu menemukan titik-titik salah, menyesal, dan berusaha memperbaikinya, sambil teguh melawan godaan-godaan dari setan," tutup Pater. (Hendrikus Yeimo/MS)http://majalahselangkah.com/content/-mahasiswa-demo-desak-pemprov-tegur-bupati-intan-jaya
Share this article :

0 komentar:

SRP News

SRP News
Freedom West Papua

FWP

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. SUARA RIMBA PAPUA - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template