![]() |
| KNPB Desak Polda Papua Bebaskan 6 Aktivis yang Ditahan di Polres Nabire |
Menurut jubir KNPB, mereka ditahan saat menggelar rapat pembenahan kepengurusan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire. Ia meminta kepada pihak Polda Papua untuk mengembalikan barang milik para aktivis serta tidak melakukan pombohongan publik melalui media massa. (Baca: Polisi Bubarkan Rapat KNPB Wilayah Nabire)
Basoka menambahkan, penangkapan terhadap aktivis KNPB telah dilakukan selama 3 hari secara berturut-turut. Terakhir, kata dia, polisi melakukan penggrebekan diikuti penangkapan dan menyita barang milik aktivis di sebuah rumah yang dihuni oleh aktivis KNPB di Kabupaten Nabire.
"Polisi melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap aktivis KNBP ini merupakan pelanggaran HAM karena tanpa sebab polisi melakukan penangkapan dan menyita barang milik aktivis," kata Basoka Logo saat menggelar jumpa pers di Jayapura, Rabu (18/02/15).
"Pada tanggal 14 Februari 2015 polres nabire melakukan penangkapan terhadap sekertaris KNPB Pusat, Ones suhuniap dan 3 anggota KNPB lainnya tanpa alasan yang jelas mereka ditahan selama 5 jam di polres Nabire. Kemudian, tanggal 15 Februari 2015 polres Nabire juga tangkap Yeskel Kosay, juru bicara KNPB Sorong di Pelabuhan Nabire lalu dibebaskan."
Berikut adalah nama-nama 6 aktivis KNPB yang ditangkap di Nabire: Zadrak Kudiay (ketua KNPB wilayah Nabire), Yaved Keiya (kepala komisariat kemanan KNPB Wilayah Nabire), Deserius Goo (Juru Bicara KNPB Nabire), Zeth Yumai (Anggota KNPB Wilayah Nabire), serta Kristianus Yumai (15) dan Yunus Muyapa merupakan pelajar SMK N1 Nabire.
Atas penangkapan tersebut, KNPB secara resmi mendesak Polda Papua agar:
Pertama: Polda Papua membebaskan 6 aktivis di polres Nabire tanpa syarat.
Kedua: Polda Papua segera keluarkan barang-barang yang telah disita dan dirampas oleh pihak polres Nabire berupa hand phone, sepeda motor, tas pakaian, sepatu serta kamera milik aktivis KNPB.
Ketiga: Apapun alasannya, KNPB akan selalu tetap mediasi apa yang menjadi cita-cita bangsa Papua dengan cara cara yang damai dan bermartabat agar rakyat Papua dapat melakukan hak penentuan nasib sendiri melalui mekanisme internasional sebagai solusi politik yang terhormat. (Hendrikus Yeimo/MS)
http://majalahselangkah.com/content/knpb-desak-polda-papua-bebaskan-6-aktivis-yang-ditahan-di-polres-nabire



1 komentar:
waaa nju terus
Post a Comment